Ayah..
Ada sebuah surat dari anak perempuanmu.
Sebuah surat rindu yang selama ini aku rasakan.
Ayah pasti kau lihat aku sudah tumbuh besar, ayah.
Umurku sudah 19 tahun, ayah.
Aku sudah bisa mencari uang sekarang
Ayah mungkin suatu saat umurku panjang,umurku semakin bertambah dan aku bakal menjalin sebuah pernikahan
Aku sedih, yah..
Ketika aku menikah nanti ayah tak ada disampingku
Menjadi wali ketika aku menikah nanti
Ayah..
Jika aku hitung-hitung sudah cukup lama aku tak menangis dipangkuanmu
Sudah terlalu lama kau tak mengusap air mataku ketika aku menangis
Dan sudah terlalu lama pula kau tak melakukan haal konyol ketika lutut ku berdarah
Saat itu diusiaku 4 tahun aku terjatuh dari sepeda roda tiga ku dan lututku berdarah
Kau langsung benghampiriku dengan singap kau meniup lututku dan mengatakan
“ah tak apa, putri ayah yang satu inikan kuat”
saat itu aku mengangis sembari tersenyum kecil ketika mendengar perkataan ayah. Setelah itu ayah langsung menciumku. Manis sekali.
Ayah..
Maafkan putrimu yang nakal ini
Putrimu sekarang sudah terlalu besar bahkan seringkali tak ada waktu untukmu
Tapi ketahuilah, yah aku sangat mencintaimu melebihi nyawaku sendiri
Salam manis dari putri cenggeng mu ini. AKU SAYANG AYAH
I LOVE YOU

Komentar
Posting Komentar