Puisi? Prosa? Menulis? Tak perlu kau tanyakan lagi aku sudah lama jatuh cinta pada semua itu. Kecintaanku pada sebuah karya tulis sekarang akan terbagi oleh kecintaanku padamu. Timbul tanya pada diriku, apakah aku akan mencintaimu seperti aku mencintai hobiku? Atau, apakah setelah aku memilikimu aku akan melupakan cinta pertamaku? "Kuterima surat darimu caramu menemukan diriku" Takdir!! Aku percaya itu. Aku percaya semua yang telah disuratkan padaku. Ntah kebetulan atau tak sengaja tapi aku percaya ada rencana yang indah dibaliknya. "Tentang kenangan indah dariku saat kau menemukan cintaku" Kenangan indah? Katanya sih gitu tapi.. Sudahlah aku tak pernah menganggap pertemuan itu sebagai pertemuan indah. Kenapa? Karena sesuatu yang indah pada hakikatnya hanya sementara. Benar! Semuanya hanya sementara. Seolah-olah dia hanya singgah sejenak lalu pergi. Ibarat kau yang sedang kehujanan lalu berteduh disebuah halte lalu setelah hujan berhenti, kau pergi begitu s...